Selasa, 14 Januari 2014

rabu pagi

dekap embun memeluk jiwa
semilir angin di rabu pagi
membelai.. seakan menenangkanku
cicit kenari terdengar lebih dini
saat mentari belum sampai separuhnya
jiwa ini masih terkulai sebab percakapan semalam
ku tahu rembulan saksikan semua itu
hanya malam yang tahu dan melihat semua itu
biarkan pagi hanya melihat sembab dimataku saja
biar pagi tak terbawa sedih karena ini
biar ini menjadi rahasiaku dengan malam dan Tuhan
angin.. belai aku..tenangkan aku..
kenari.. ajak aku menari ..  beriring dengan daun yang bergemeresik..

ku mohon…hibur aku di rabu pagi ini..

0 comments:

Posting Komentar